Showing posts with label Islami. Show all posts
Showing posts with label Islami. Show all posts

Tuesday, November 8, 2011

Fakta Kebenaran Dan Logika Dari Peristiwa Besar Isra` Mi`raj

Demikianlah Relativitas telah dapat membuktikan kebenarannya. Menyingkap kebenaran-kebenaran yang selama ini tersembunyi di balik keruwetan dan arogansi ilmu pengetahuan. Termasuk, kebenaran Isra` Mi`raj.

Sebagaimana diterangkan di depan, ketika sebuah benda bergerak dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya, seperti halnya partikel Muon, benda itu akan mengalami efek perlambatan waktu. Seseorang yang meluncur ke angkasa dengan pesawat yang berkecepatan mendekati kecepatan cahaya, maka ia akan mengalami pertambahan usia yang lebih lambat dari yang semestinya di bumi. Ketika kembali ke bumi ia akan mendapati bumi telah begitu tuanya sedang dirinya hanya bertambah beberapa waktu saja. Ia telah terlempar ke masa depan. Namun jika kecepatannya ditambahkan hingga melampaui batas kecepatan cahaya, yang akan dialaminya bukanlah perlambatan waktu, namun sebaliknya. Ketika kembali ke bumi, bukan masa depan yang didapatinya. Namun, ia kembali ke masa lalu. Ia telah menjadi penziarah masa lalu.

Dan, inilah yang telah direfleksikan buraq, hewan sejenis kuda bersayap sebagai kendaraan Nabi saat melakukan perjalanan Isra`. Ketika memulai perjalanan yaitu dari Masjid Alharam (Mekkah), dengan daya kecepatan buraq >(vc), Nabi tidaklah mengarah ke masa depan. Namun kembali ke masa lalu. Dan, melewati masa lalu itulah Nabi memberangkatkan perjalanannya. Hingga, seiring guliran-guliran waktu perjalanan itu, perjalannpun melaju ke titik waktu saat mana beliau baru memulai. Hingga, kesan yang ada pun seolah-olah Nabi melakukan perjalanan Isra` Mi`raj hanyalah sesaat. Padahal, hakikatnya, beliau pun menjalani Isra` Mi`raj, berdasarkan `perhitungan` waktu pribadinya, lazimnya perjalanan-perjalanan sejenis lainnya dengan menghabiskan waktu berjam-jam atau berhari-hari atau bahkan lebih.

Demikianlah, Allah memang senantiasa memfirmankan kebenaran. Dan, firman-firman Allah memang senantiasa benar adanya. Meski terkadang akal & logika kita sangat sulit untuk menjangkaunya.....


Atau Lebih Singkat nya Seperti Ini :

Manusia diibaratkan seekor Semut...

ada 2 semut (keduanya sedang berada di JAkarta)

semut 1 cerita kepada temannya si semut 2...


semut 1 : aku barusan ke BAndung pulang pergi dalam waktu 10jam...
semut 2 : wah lo gila ya..mana mungkin lo ke bandung PP 10 jam..udah gila loe...
semut 1 : saya ngga boong..ini tadi 2 jam lalu saya baru sampe...di jkt
semut 2 : mana mungkin ke bandung yg jaraknya beberapa Juta km ? (menurut ukuran jarak semut)
semut 1 : saya tadi masuk ke dalam Tas PAk haji yg mau ke kondangan di bandung brow..
terus pak hajinya dibandung cuma beberapa jam...setelah kondangan pak hajinya pulang lagi ke JKT...

nah dari percakapan si semut 2 yg tidak megakui kebenarannya bahwa..PP Jkt bandung dalam 10 jam adalah hal yg Mustahilll...


Tapi bagi manusia..perjalanan Jkt bandung dlm waktu 10 jam itu masuk akal...

Itulah perumpamaan manusia dengan teknologinya Allah Tuhan semsta alam...

seperti contoh..manusia melihat semut...menilai seekor semut...

sepandai2nya semut se jenius apapun itu semut...semut ngga akan bisa membuat pesawat terbang...

tapi bagi manusia membuat pesawat terbang itu Mudah...& masuk akal...

sama Seperti...Tuhan MElihat manusia...tapi perbandingan ini Lbih jauh dari perbandingan manusia & semut...

Tuhan Allah melihat & menciptakan MAnsia itu kemampuannya terbatas...

artinya sepandai2nya MAnusia..tetap terbatas Akal Pikirannya...ngga mungkin menyamai Tuhan...Bagi Tuhan Allah MAnusia itu Kecil...

manusia hidup dalam 3 dimanesi...kata 3 dimanesi ini sudah umum disebut dalam kehidupan sehari2..tapi 3 dimanesi ini..kalian belum paham maksudnya....

3 dimanesi adalah :

1 demensi ruang..
2 dimensi Waktu
3.dimensi benda (fisik)

masnusia & semua makhluk Hidup berjasad...hidupnya di dalam 3 dimensi itu tadi..termasuk alam raya ini adalah termasuk 3 dimensi ini...termasuk..seluruh galaksi alam raya ini...

sedangkan Tuhan Allah...& semua yg berbentuk roh hidup di luar 3 dimensi itu...
Jika manusia Wafat..maka manusia akan keluar dari dimensi itu...

anda pernah membayangkan keluar dari dimensi waktu??...Itulah manusia ngga akan bisa mikir sejauh itu..karena apa??...karena Kemampuan Pikiran MAnusia dibatasi oleh Allah...

tapi Jika manusia Itu telah Wafat meninggal Dunia...maka manusia itu akan bisa meliihat kehidupan diluar alam 3 dimensi yg dihuni oleh makhluk yg berjasad....
diluar alam 3 dimensi inilah..ada nya para malaikat..para jin,,para setan... dsb...

ALLAHU AKBAR...semua itu HAnya KUASA ALLAH SWT...

Peristiwa Big Bang Dalam Al-Quran

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (QS Al-Anbiya' : 30)

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

Kata "ratq" yang di sini diterjemahkan sebagai "suatu yang padu" digunakan untuk merujuk pada dua zat berbeda yang membentuk suatu kesatuan. Ungkapan "Kami pisahkan antara keduanya" adalah terjemahan kata Arab "fataqa", dan bermakna bahwa sesuatu muncul menjadi ada melalui peristiwa pemisahan atau pemecahan struktur dari "ratq". Perkecambahan biji dan munculnya tunas dari dalam tanah adalah salah satu peristiwa yang diungkapkan dengan menggunakan kata ini.

Marilah kita kaji ayat ini kembali berdasarkan pengetahuan ini. Dalam ayat tersebut, langit dan bumi adalah subyek dari kata sifat "fatq". Keduanya lalu terpisah ("fataqa") satu sama lain. Menariknya, ketika mengingat kembali tahap-tahap awal peristiwa Big Bang, kita pahami bahwa satu titik tunggal berisi seluruh materi di alam semesta. Dengan kata lain, segala sesuatu, termasuk "langit dan bumi" yang saat itu belumlah diciptakan, juga terkandung dalam titik tunggal yang masih berada pada keadaan "ratq" ini. Titik tunggal ini meledak sangat dahsyat, sehingga menyebabkan materi-materi yang dikandungnya untuk "fataqa" (terpisah), dan dalam rangkaian peristiwa tersebut, bangunan dan tatanan keseluruhan alam semesta terbentuk.

Ketika kita bandingkan penjelasan ayat tersebut dengan berbagai penemuan ilmiah, akan kita pahami bahwa keduanya benar-benar bersesuaian satu sama lain. Yang sungguh menarik lagi, penemuan-penemuan ini belumlah terjadi sebelum abad ke-20.

Mengapa Zionis-Israel Ngotot Hancurkan Masjid Al-Aqsha ?

Selasa, 6 Februari 2007, Zionis-Israel telah secara terang-terangan memulai proyek penghancuran Masjidil Aqsha yang merupakan masjid tersuci ketiga bagi umat Islam sedunia.

Jika sebelumnya kaum Zionis ini melakukan hal tersebut secara diam-diam, bahkan menyangkalnya dengan berbagai dalih, namun di hari kedua bulan Februari ini mereka telah menyatakan secara terbuka bahwa mereka memang berniat menghancurkan masjid yang pernah menjadi kiblat pertama bagi kaum Muslimin.

Upaya Zionis-Israel untuk menghancurkan Masjidil Aqsha sudah lama diketahui dunia. Keinginan mereka untuk membangun kembali Haikal Sulaiman (The Solomon Temple), di atas reruntuhan Masjidil Aqsha juga telah menjadi rahasia umum. Hanya saja, apa dasar ideologi dan maksud-maksud tersembunyi di balik penghancuran Masjidil Aqsha dan pendirian Haikal Sulaiman tersebut, hal ini masih menjadi pertanyaan besar.

Klaim Sepihak

Haikal Sulaiman diyakini dibangun tahun 960 SM oleh Nabi Sulaiman a.s, 370 tahun kemudian bangsa Babylonia menginvasi Yerusalem dan menghancurkan kuil tersebut.

Setelah itu, tentara Persia yang dipimpin Cyrus merebut Yerusalem dari tangan Babylonia dan membangun kembali Haikal Sulaiman.

Tahun 70 M, pasukan Romawi menyerang Yerusalem dan menghancurkan kembali Haikal Sulaiman rata dengan tanah.
Abad demi abad terus berjalan, namun cita-cita kaum Zionis-Yahudi untuk membangun kembali Haikal Sulaiman terus terpelihara dengan baik di dalam memori bangsanya.

Ketika gerakan Zionisme Internasional menyelenggarakan kongresnya yang pertama di Bassel, Swiss, tahun 1897, memori ini menemukan momentumnya dan Theodore Hertzl menyerukan agar semua Yahudi Diaspora berbondong-bondong memenuhi Tanah Palestina yang disebutnya sebagai Tanah Perjanjian.

Atas klaim sepihak, kaum Zionis ini mengatakan bahwa di bawah tanah Masjidil Aqsha inilah Haikal Sulaiman berdiri. Sebab itu, mereka mengatakan tidak ada pilihan lain kecuali menghancurkan Masjidil Aqsha dan kemudian membangun kembali Haikal Sulaiman di atasnya.

Bagi kaum Zionis, Haikal Sulaiman merupakan pusat dari dunia. Bukan Makkah, bukan pula Vatikan. Haikal Sulaiman-lah pusat seluruh kepercayaan dan pemerintahan segala bangsa. Keyakinan ini bukanlah berangkat tanpa landasan.

Dalam keyakinan Yudaisme yang sesungguhnya telah bergeser jauh dari Taurat yang dibawa oleh Musa a. S., bangsa Yahudi meyakini bahwa di suatu hari nanti seorang Messiah (The Christ) akan mengangkat derajat dan kedudukan bangsa Yahudi menjadi pemimpin dunia.

Kehadiran Mesiah inilah yang menjadi inti dari semangat kaum Yahudi untuk memenuhi Tanah Palestina. Namun hal ini menjadi perdebatan utama di kalangan Yahudi yang pro-Zionis dengan yang anti-Zionis.

Bagi yang pro-Zionisme, mereka menganggap Kuil Sulaiman harus sudah berdiri untuk menyambut kedatangan Messiah yang akan bertahta di atas singgasananya. Sedangkan bagi kaum Yahudi yang menolak Zionisme, bagi mereka, Messiah sendirilah yang akan datang dan memimpin pembangunan kembali Haikal Sulaiman yang pada akhirnya diperuntukkan bagi pusat pemerintahan dunia (One World Order).

Mengenai benar tidaknya lokasi bekas reruntuhan Kuil Sulaiman tepat berada di bawah Masjidil Aqsha, para sejarawan masih berbeda pendapat. Beberapa peneliti bahkan meyakini bahwa wilayah bekas berdirinya Kuil Sulaiman tersebut sesungguhnya berasa di luar kompleks Masjidil Aqsha sekarang ini.

Sejak menjajah Yerusalem di tahun 1967, kaum Zionis selalu berupaya merusak Masjidil Aqsha. Tahun 1969 sekelompok Yahudi fanatik berupaya membakar Masjid ini. Mereka juga terus melakukan penggalian di bawah tanah Masjidil Aqsha dengan alasan tengah melakukan riset arkeologis.

Belum cukup dengan itu, di dalam terowongan-terowongan yang digali, mereka juga mengalirkan air dalam jumlah besar dengan tujuan menggoyahkan kekuatan tanah di bawah masjid agar pondasi masjid menjadi rapuh. Akibatnya sekarang ini banyak pondasi masjid yang sudah rapuh dan jika ada gempa bumi sedikit saja maka bukan mustahil Masjidil Aqsha bisa runtuh.

Sekarang, tentara Zionis sudah secara terang-terangan hendak menghancurkan Masjidil Aqsha. Mereka tidak lagi mengeluarkan dalih macam-macam. Apakah ini merupakan tanda bahwa mereka sudah yakin bahwa sebentar lagi Messiah yang dinanti-nantikan akan segera hadir?

Hari Akhir

Menyongsong berdirinya Kuil Sulaiman, ‘Presiden’ Zionis-Israel Moshe Katsav melayangkan sepucuk surat kepada Perdana Menteri Vatikan yang berisi permintaan agar Tahta Suci Vatikan mengembalikan seluruh harta karun dan benda-benda berharga yang kini memenuhi kompleks Tahta Suci kepada mereka.

Kaum Zionis masih ingat betul, ketika di tahun 70M, pasukan Romawi menyerbu Yerusalem dan memboyong banyak harta karun dari Kuil Sulaiman dan membawanya ke Vatikan.

Jika harta karun sudah dikembalikan, maka ada satu syarat lagi menjelang hadirnya Messiah, yakni mereka harus menemukan dan menyembelih serta membakar seekor sapi betina berbulu merah berusia tiga tahun dan belum pernah melahirkan anak.
Untuk yang satu ini pun kaum Zionis telah mempersiapkannya. Melalui suatu proses rekayasa genetika, di tahun 1997, mereka telah mendapatkan seekor sapi dengan ciri-ciri tersebut.

Hanya saja, mereka terbentur satu persyaratan lagi, yakni penyembelihan dan pembakaran sapi merah ini harus dilakukan di atas kaki Bukit Zaitun.

Masalahnya, daerah ini sekarang belum bisa dijajah Zionis-Israel seperti wilayah Palestina lainnya. Kaki Bukit Zaitun masih berada di tangan yang berhak, yakni di tangan bangsa Palestina. Sebab itu, kaum Zionis selalu berupaya tanpa lelah mengusir orang-orang Palestina dari wilayah ini.

Memperdaya Pemeluk Kristen

Guna mencapai tujuannya, kaum Zionis tidak berusaha sendirian. Mereka juga memperdaya musuh-musuhnya yakni umat Kristen dan kaum Muslimin. Untuk memperdaya umat Kristiani, kaum Zionis menyusupkan nilai-nilai Talmud ke dalam Bibel seperti yang terjadi atas Injil Scofield atau Injil Darby.

Bahkan Injil versi King James sebagai Injil resmi Barat pun demikian. Sebab itu, tidak aneh jika sekarang ini sikap politik umat Kristiani seolah sama sebangun dengan kaum Yahudi. Padahal di dalam banyak ayat-ayat Talmud, kaum Yahudi ini begitu keras permusuhannya terhadap Kristen dan Yesus.

Keyakinan Injil juga menyebutkan tentang hadirnya The Christ kembali ke muka bumi (Maranatha atau The Second Coming) dalam wujud Tuhan seutuhnya. Kaum Yahudi menggiring opininya bahwa Maranatha tidak akan terjadi sebelum Haikal Sulaiman berdiri kembali di Yerusalem.

Kesamaan pandangan inilah yang membuat orang-orang Kristen mendiamkan ulah kaum Zionis yang hendak menghancurkan Masjidil Aqsha. Orang-orang Kristen ini telah terbius dengan retorika dan racun Zionis sehingga tidak bisa bersikap kritis dan mereka lupa bahwa salah satu agenda utama Zionis ini adalah juga meruntuhkan Tahta Suci Vatikan dan memindahkannya ke Yerusalem.

Dari sisi hukum internasional, upaya penghancuran Masjidil Aqsha juga tidak bisa dibenarkan. Berdasarkan Resolusi DK-PBB Nomor 242 dan beberapa resolusi lainnya, rezim Zionis Israel wajib melindungi masjid ini dan menuntut Zionis agar mundur dari seluruh wilayah Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza, dan menyerahkan wilayah itu kepada penduduk aslinya yang tak lain adalah rakyat Palestina. Namun dalam tataran praktek, resolusi ini tidak dijalankan.

Menurut keyakinan Yahudi, jika Messiah sudah bertahta di atas singgasana Haikal Sulaiman, maka Messiah itu akan memimpin kaum Yahudi untuk memerangi siapa pun yang tidak mau tunduk pada The New World Order, yakni si Yahudi itu sendiri. (Rz)

Thursday, September 8, 2011

Melihat "Essalam Mosque" Rotterdam, Masjid Terbesar di Eropa Barat

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Quote:
Masjid Essalam atau Assalam di kota Rotterdam, Belanda ahirnya selesai dibangun dan diresmikan penggunaannya pada hari Jum’at 17 Desember 2010 lalu setelah melalui sebuah perjalanan teramat panjang dalam pembangunannya. Proses pembangunan masjid ini sempat terbengkalai akibat pertikaian internal panitia pembangunan, pertentangan dari kelompok yang anti pembangunan masjid disana, hingga ke masalah finansial. Kini setelah masjid tersebut selesai dibangun dan diresmikan, menjadi masjid terbesar di kawasan benua Eropa bagian barat.

Rotterdam, merupakan salah satu kota di Eropa yang paling ramah bagi muslim. Dengan jumlah presentase 40% dari 585,000 penduduk Rotterdam (data tahun 2009), Rotterdam bukan hanya dipimpin oleh Ahmed Aboutaleb, walikota muslim pertama di Rottherdam, beliau merupakan warga Belanda keturunan Maroko, tetapi telah menjadi kota imigran muslim terbesar di Belanda. Inilah salah satu keuntungan seorang muslim di Rotterdam, di kota ini, terdapat cukup banyak kios daging halal, masjid, dan organisasi keIslaman setempat.

Alamat dan Lokasi Masjid Essalam Rotterdam


Quote:
[IMG][/IMG]
Sejarah Pembangunan Masjid Essalam Rotterdam
Quote:

Pembangunan dimulai tahun 2003 dan direncanakan berlangsung selama dua tahun untuk diresmikan dan digunakan tahun 2005, tapi panitia pembangunan mengatakan bahwa pihak oposisi sayap kanan-jauh telah menunda proyek tersebut. Setelah lima tahun ditunda karena menemui hambatan dari politisi sayap kanan, permasalahan internal pengurus hingga masalah pendanaan, ahirnya diresmikan tanggal pada hari Jum’at 17 Desember 2010

Masjid yang dibangun dengan dua buah menara yang menjulang setinggi 50 meter (164-kaki) ini dapat menampung 3.000 jama'ah dan akan menjadi masjid dan Islamic centre terbesar di negeri Belanda, kata kepala administrator masjid, Abdelrazak Boutaher. Pembangunan masjid Essalam secara keseluruhan menghabiskan dana sebesar 4 juta Euro.
Spoiler for masjid Essalam:


Quote:
Penyelesaian pembangunan Masjid As-Salam Rotterdam ini tak terlepas dari bantuan Yayasan Amal Al-Maktoum, sebuah yayasan amal milik Sheik Dubai, Sheikh Hamad bin Rashid Al-Maktoum, yang kemudian menempatkan satu orang dari yayasannya masuk dalam jajaran kepengurusan masjid tersebut. Al-Maktoum mengambil alih pembiayaan penyelesaian pembangunan masjid ini setelah sekian lama terbengkalai karena beberapa permasalahan yang disebut di awal, termasuk ancaman dari dewan kota yang meminta masjid tersebut agar segera diseleaikan atau dihancurkan.
Sengketa, kurang dana, dan mundur 6 tahun dari rencana

Quote:

Pembangunan masjid besar ini sempat memicu ketegangan antara komunitas muslim yang hampir mencapai satu juta orang di Belanda dengan penduduk pribumi Belanda. Pembangunan masjid ini memang bersamaan dengan rencana pembangunan masjid di Amsterdam, yang kemudian memicu penolakan.
Spoiler for masjid Essalam:


Spoiler for masjid Essalam:


Peresmian Masjid Assalam

Quote:
Permasalahan berahir ketika dana bantuan dari Dubai benar benar mengalir, pembangunan masjid berlanjut hingga selesai dan ahirnya diresmikan tanggal 17 Desember 2010 oleh Walikota Walikota Rotterdam Ahmed Aboutaleb dan Alderman Hamit Karakus, perencana kota dan perumahan kotapraja Rotterrdam. Ahmed Aboutaleb adalah muslim keturuan Maroko dan menjadi muslim pertama yang menjadi walikota Rotterdam, sementara Alderman Hamit Karakus adalah muslim Rotterdam keturunan Turki.

Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Ali Thani Al Suwaidi - duta besar UEA untuk Belanda, Duta Besar Maroko untuk Belanda, Mirza Al Sayegh - direktur kantor Sheikh Hamdan dan anggota pengurus yayasan Al Maktoum, pemimpin komunitas Muslim, serta kaum muslimin Rotterdam.

Dr Hussein Halawa, penceramah Islamic Centre di Dublin, memberikan khotbah Jumat pertama di Masjid baru itu, mendesak kaum Muslim untuk mengikuti aliran Islam moderat dan menjauhkan diri dari perbedaan. Masjid itu sekarang menjadi monumen budaya paling terkenal kedua di Rotterdam setelah Balai Kota Dewan. Masjid seluas 3.200 meter persegi itu mampu menampung 3000 jamaah dan mendedikasikan satu lantai penuh dari tiga lantai yang ada untuk jamaah wanita.
Spoiler for masjid Essalam:


Arsitektur Masjid

Quote:
Masjid Essalam dibangun dengan luas 2500 meter persegi diperkirakan mampu menampung jemaah hingga 3000 orang. Dibangun empat lantai di atas tanah seluas 800 kaki persegi. Lantai dasar dipakai untuk keperluan aktivitas non relijius termasuk toko, dapur dan ruang umum untuk segala aktiivitas pengurus termasuk tempat wudhlu untuk laki laki. Termasuk ruang untuk kantor ruang kelas, ruang imam, serta ruang makan.
Foto dari rnw.nl
Dibagian tengah ruang balkon lantai satu dan lantai dua digunakan sebagai ruang sholat jemaah laki laki sedangkan lantai paling atas dipakai untuk ruang sholat bagi jemaah wanita. Masing masing ruang sholat di interkoneksi dengan void untuk memberikan penerangan alami dari kubah yang berukuran 25 meter di atas masjid, di topang dengan 4 tiang utama.

ekterior masjid dirancang dengan gaya masjid Nabi di Madinah dipadu dengan gaya mamluk mesir abad ke 15. keseluruhan gedung di ditutup dengan batu alam dengan aksen warna warni batu abu abu kebiruan. Sedangkan lengkungan jendela dibuat dari batu buatan. Pintu utama masjid diletkkan di sebelah barat, ruang mihrab di sisi tenggara masjid. Rancangan masjid ini dibuat oleh arsitek Wilfried van Winden, dibawah nama Molenaar & Van Winden architects. Van Winden sendiri berprakterk kearsitekturan dengan nama WAM architects.
Spoiler for masjid Essalam:


Foto Foto Masjid Essalam Rotterdam


Spoiler for masjid Essalam:

Spoiler for masjid Essalam:

Spoiler for masjid Essalam:

Spoiler for masjid Essalam:

Spoiler for masjid Essalam:

Friday, August 26, 2011

40 Fakta Menarik Tentang Islam


Sebagian orang masih banyak yang meragukan tentang kebenaran agama islam ini, tak kecuali adalah mereka yang telah mengaku sebagai muslim. Makanya perlu kita ketahui bahwa Islam adalah agama yang hak dengan beberapa fakta dibawah ini :

1. Nama “Muhammad” adalah nama yang paling populer di seluruh dunia (walaupun salah mahomed..mohammed..dll) dan menempati urutan nomor dua di negara Inggris untuk nama bayi laki-laki ( urutan pertama ditempati oleh nama ‘Jack’ )

2. Albania merupakan negara satu-satunya di benua Eropa yang 90% penduduknya beragama Islam

3. Kata-kata berikut ini diserap dari bahasa Arab : Algebra, Zero, Cotton, Sofa, Rice, Candy, Safron, Balcony, bahkan ‘Alcohol’ juga berasal dari bahasa Arab, Al-Kuhl, yang mempunyai arti bubuk

4. Beberapa ayat di dalam Al-Qur’an menggambarkan pentingnya persamaan hak antara pria dan wanita ( secara perhitungan matematik ). Kata “Pria” dan “Wanita” di dalam Al-Qur’an sama-sama berjumlah 24

5. Tidak ada apa-apa di dalam Ka’bah

6. Islam merupakan agama yang pertumbuhannya paling cepat di dunia menurut banyak sumber, diperkirakan akan menjadi agama nomor 1 pada tahun 2030

7. Umat Hindu percaya bahwa di dalam Ka’Bah ada salah satu dari Tuhan mereka yang bernama ‘Shiva Lingam‘

8. Nabi Muhammad SAW melaksanakan ibadah haji hanya 2 kali dalam hidupnya

9. Jikalau sekarang Al-Qur’an dihancurkan, maka versi arab dari Al-Qur’an akan segera di-recover oleh jutaan muslim, yang disebut Huffaz yang telah menghafalkan kata-kata di dalam Al-Qur’an dari mulai awal sampai dengan akhir ayat.

10. Nama original dari kota suci Madinah adalah “Yasthrib"

11. pemeluk Islam bertambah 2,9% per tahun. Pertumbuhan ini lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah penduduk bumi sendiri yang hanya 2,3% per tahun.

12. Berdasarkan data dari Departmen Pertahanan Amerika Serikat. Dari 1,4 juta prajurit di militer Amerika, diperkirakan ada sekitar 3.700 yang beragama Islam ( Muslim ).

13. islam menyebar ke bumi nusantara ketika Nabi Muhammad masi hidup

14. Sebanyak 8 juta orang Muslim yang kini ada di AS dan 20.000 orang AS masuk Islam setiap tahun setelah peristiwa 9/11

15. Jasad Nabi Muhammad pernah ingin dicuri 2 kali, namun kedua2nya gagal dan salah satu yang mencuri dihilangkan oleh Allah dari bumi

16. Jasad Firaun (Ramses II) yang tenggelam di laut merah, Baru ditemukan
oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni tahun 1817. setelah 3000 tahun berada di bawah tanah dan pasir

17. Al Qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang bisa dihafal jutaan manusia (Hafidz/penghafal Al Qur’an) sehingga keaslian/kesuciannya selalu terjaga.

18. Jika agama lain bisa punya lebih dari 4 versi kitab suci yang berbeda satu dengan lainnya, maka Al Qur’an hanya ada satu dan tak ada pertentangan di dalamnya:

19. Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi yang berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), radiasi tersebut menembus planet mars dan masih berlanjut. peneliti mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

20. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air.

21. Shalat yang pertama dilakukan oleh Rasulallah Saw menghadap Masjidil Haram adalah shalat Ashar bersama para sahabat, setelah sebelumnya berkiblat ke Masjidil Baitul Maqdis selama enam belas bulan.

22. IBRAHIM adalah "Bapak" dari tiga agama besar, yakni "Judaisme", "Nasrani", dan "Islam".

23. Malaikat tidak terhitung jumlahnya dan hanya Allah yang mengetahuinya.

24. Islam, berarti "submisi" atau "menyerah" kepada satu Tuhan, Allah. "Islam" juga berasal dari kata "salam", "perdamaian" dan yang kedua dalam arti "berserah diri". demikian, arti dari "Islam" adalah "kedamaian yang sempurna yang datang bila kita hidup berserah diri kepada Allah".

25. Rasulullah pernah membelah bulan menjadi 2 bagian, dengan hanya menunjuk bulan dengan jarinya. diabadikan Allah dalam al-Qur'an surah Al-Qamar ayat 1: "Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah."

26. sebelum Nabi Ibrahim menginjakkan kakinya ke tanah Makkah sudah ada bangunan Ka'bah yang telah dibangun oleh malaikat dan generasi
sebelum Nabi Ibrahim as. Hal itu dapat dipahami dari kata "Yarfa'u" meninggikan berarti meninggikan bangunan yang sudah ada.

27. Aliran sesat di Indonesia dalam rentangan waktu selama 6 tahun saja (2001 – 2006) telah mencapai angka 250 aliran.

28. Rasulullah menyebutkan ada 73 golongan dalam islam, dan hanya 1 yang akan masuk jannah yaitu "Al Jama’ah".

29. Nabi Muhammad tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis, namun ingatannya sangat kuat dan sangat cerdas.

30. kata2 terakhir Nabi Muhammad sebelum wafat adalah "Ummatii … ummatii … ummatii" yang mengungkapkan betapa besar cintanya kepada umatnya.

31. Selama 23 kali perang semasa Rasulullah memimpin, hanya sekali kekalahan yang di derita kaum muslimin, yakni, perang uhud

32. Musa A.S adalah nama yang paling sering disebut dalam Al-Qur'an, sedangkan maryam adalah satu2nya nama perempuan yang disebut dalam Al-Qur'an.

33. Al-Qur'an adalah buku terlaris di benua eropa.

34. Semua anak Nabi Muhammad, yakni, Al-Qasim,Abdullah dan Ibrahim, meninggal kurang lebih pada usia 2 tahun. Allah sengaja memanggil mereka lebih awal agar kaum muslimin tidak mengangkat mereka menjadi rasul yang baru.

35. Imam Ali bin Abi Thalib adalah satu-satunya orang yang pernah lahir di dalam Ka’bah.

36. Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.

37. Al Khowarizmi (matematika), Jabir Ibn Hayyan (kimia), Ibnu Khaldun (sosiologi dan sejarah), Ibnu Sina (kedokteran), Ar Razi (kedokteran), Al Biruni (fisika), Ibnu Batutah (antropologi) adalah contoh dari ratusan cendikiawan muslim yang menjadi rujukan dalam ilmu pengetahuan modern.

38. Hijir Ismail ini dahulu merupakan tempat tinggal Nabi Ismail, disitulah Nabi Ismail tinggal semasa hidupnya dan kemudian menjadi kuburan beliau dan juga ibunya.

39. Maqom Ibrahim bukanlah kuburan Nabi Ibrahim sebagaimana dugaan atau pendapat sebagian orang. Maqom Ibrahim adalah batu pijakan pada saat Nabi Ibrahim membangun Ka'bah.

40. pasukan Salib datang ke Timur ketika Khalifah Bani Abbas berada dalam masa kemunduran. Tak diduga, banyak anggota pasukan Salib tertarik kepada Islam dan kemudian menggabungkan diri dengan pasukan Salib lainnya. Thomas Arnold, dalam Al Da'wah ila Al Islam, menyebutkan bahwa mereka masuk Islam setelah melihat kepahlawanan Salahuddin sebagai cerminan ajaran Islam.

Monday, August 22, 2011

Tanda - Tanda Malam Lailatul Qadar Persis Seperti Malam Ini


Malam ini adalah malam 21 Ramadhan 1432 Hijriah, saat ini pukul 3.00 WIB dini hari ketika saya mulai menulis posting ini. Selepas sahur saya keluar rumah untuk melihat - lihat suasana di pagi hari ini dan karena juga katanya ini adalah malam Lailatul Qadar. Sesampainya di luar rumah saya merasakan suasana begitu tenang, hening dan agak dingin karena memang kemarin sore hujan lebat. Bulan juga tidak nampak terlalu jelas karena tertutup awan, pepohonan di sekitar saya juga semuanya terdiam dan tenang..

Sesaat saya teringat apakah benar ini adalah malam Lailatul Qadar. Seperti inikah tanda - tandanya? Bulu kuduk saya jadi merinding. Kemudian saya teringat lagi tentang postingan yang masih dalam bentuk draft di blog saya, langsung saya kembali ke rumah dan menulis posting ini. . Persis sekali tanda - tanda nya dengan apa lihat dan rasakan. Oke berikut adalah tanda - tandanya yang saya ambil dari berbagai sumber, silahkan di nilai sendiri apakah sama dengan yang saya alami malam tadi..:

Tanda - Tanda Malam Lailatul Qadar :

[1] Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء
Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh /terpercaya)

[2] Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

[3] Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

[4] Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar.

Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim) (Lihat Shohih Fiqh Sunnah II/149-150)

Demikianlah setelah saya baca kembali tanda - tandanya diatas saya menjadi yakin bahwa seseorang di tempat lain pasti mendapatkan karunia bertemu dengan Malam Lailatul Qadar ini yang setara dengan Seribu Bulan ini. Dan insya Allah saya juga akan bertemu dengan Malam Suci itu amin... ^_^

Sunday, August 7, 2011

Tips Agar Berpuasa Tak Terasa Lapar

Puasa adalah menahan rasa lapar dan haus, tidak makan dan tidak minum sehari penuh. Keadaan ini membuat sebagian orang mengganggap puasa itu berat. Apalagi berhadapan dengan pekerjaan-pekerjaan yang berat, yang mebutuhkan tenaga ekstra. Tapi beberapa orang mengganggap puasa itu hanyalah sekedar mengatur pola makan dengan aturan diet tertentu (tidak makan atau minum pada waktunya). Dari sisi kesehatan, banyak pembahasan tentang keutamaan berpuasa, fisik dan psikis. Dia menyehatkan badan dan sebuah terapi untuk jiwa.

Pada dasarnya, berpuasa tidak melulu identik dengan rasa lapar. Banyak cara yang bisa ditempuh untuk menghindari rasa lapar pada saat berpuasa, walaupun sedang beraktivitas berat. Beberapa tips-tips berikut ini bisa membantu anda tidak terasa lapar saat berpuasa:

1. Latihan berpuasa

Puasa yang paling berat terasa adalah puasa pada hari-hari pertama. Hari pertama puasa tubuh terasa loyo, lemas dan tanpa tenaga sama sekali. Jika waktu berbuka tiba, hidup rasanya kembali. Ini karena tubuh kita berusaha menyesuaikan asupan gizi dengan aktivitas yang kita lakukan. Sistem dalam pencernaan kira mengatur dan beradaptasi dengan kebiasaan makan yang baru.

Ini dapat diatasi dengan membiasakan berpuasa sebelumnya. Tubuh kita tidak kaget dengan kebiasaan baru dalam asupan makanan. Banyak berpuasa sunat sebelum memasuki bulan ramadhan adalah solusinya.

2. Pengaturan jam sirkandian

Mungkin banyak yang bertanya, apa itu jam sirkandian? Jam sirkandian adalah kebiasaan-kebiasaan kita yang dilakukan selama sehari semalam. Dia semacam jam dalam tubuh kita, yang memberitahukan apa yang akan dikerjakan sekarang. Misalnya, anda mempunyai kebiasaan bangun jam 4 pagi, tubuh akan bangun pada jam-jam itu, seakan-akan dia mempunyai pola-pola tertentu. Atau anda mempunyai pola tidur pada jam-jam tertentu, maka pada jam-jam itu anda akan ngantuk. Begitupula pola makan. Jika anda suka makan pagi, maka tubuh anda akan terasa lapar pada pagi hari, atau mempunyai pola makan jam 8 malam, maka tubuh anda seakan membutuhkan makan pada jam delapan tersebut. Jika kita tidak melakukan aktivitas-aktivitas keseharian ini, seakan-akan ada yang kurang dalam aktivitas kita.

Jam sirkandian kita banyak berpengaruh pada proses metabolisme dalam tubuh kita. Dalam hal “makan-minum” yang lebih banyak mempengaruhi gerakan lambung. Jika anda mempunyai kebiasaan makan pagi jam 6 atau 7 atau kebiasaan makan siang jam 12 atau 1, tubuh anda akan terasa lapar pada jam-jam itu. Ini karena lambung kita terbiasa dengan asupan makanan pada jam-jam itu. Apabila anda tidak makan (berpuasa), maka lambung akan tetap bekerja sehingga kita terasa lapar. Rasa lapar bisa diatasi pada waktu berpuasa dengan mengatur kembali pola waktu makan.

3. Tetap beraktivitas seperti biasa

Aktivitas-aktivitas keseharian tetap kita laksanakan, jangan jadikan puasa sebagai alasan malas beraktivitas. Pekerjaan ringan atau berat sebenarnya tidak banyak mempengaruhi puasa. Pengeluaran energi yang besar pada pekerjaan yang berat memang membutuhkan asupan energi yang lebih besar. Tetapi tubuh kita sebenarnya menyimpan energi yang lebih besar dari yang kita keluarkan pada keseharian penuh, jadi jangan takut mati (karena tidak ada orang yang mati) karena berpuasa.

Jika tubuh kita kelebihan energi, maka sebagian energi akan disimpan dalam otot (gula otot/glikogen), dan apabila merasa kekurangan, maka energi yang disimpan dalam otot (glikogen) akan diubah oleh tubuh kita menjadi bentuk energi siap guna. Tetapi jangan karena ingin menyimpan energi lebih banyak sehingga makan lebih banyak (balas dendam) pada malam hari puasa. Perhatikan, makanan harus tetap seimbang.


4. Perhatikan suhu udara di tempat kerja

Suhu udara juga mempengaruhi rasa lapar. Suhu tempat kerja yang baik dan netral adalah suhu kamar (250). Kalau tempat kerja dalam ruangan ber-AC mungkin tidak masalah, lain halnya jika kita bekerja diluar ruangan.

Ruangan atau lingkungan yang terlalu dingin, akan membuat tubuh kita terasa cepat lapar, karena sebagian energi digunakan untuk mempertahankan suhu tubuh tetap seimbang. Jika suhu ruangan atau lingkungan terlalu panas, maka akan menguras simpanan air dalam bentuk keringat, sehingga kita merasa kehausan. Yang perlu dimanipulasi dalam hal ini adalah waktu dan bentuk pekerjaan kita. Mungkin pekerjaan yang lebih berat diluar ruangan dikerjakan lebih awal sebelum sinar matahari menyengat.


5. Hindari stress

Stress juga mempengaruhi kondisi lapar. Jika tubuh kita sedang stress, maka proses metabolismenya terganggu. Bisa saja rasa lapar langsung hilang, ataupun rasa lapar tidak tertahankan lagi. Pikiran sehat, tenang, sabar mungkin akan membantu anda.

6. Luruskan niat dan Ikhlas

Yang perlu diperhatikan agar puasa terasa nyaman adalah luruskan niat dan tanamkan rasa ikhlas. Rasa ikhlas akan membuat hidup lebih enjoy. Tanpa beban psikologis yang akan menguras energi. Rasa ikhlas bahkan memunculkan energy baru yang tersembunyi.

source

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Allah Swt. berfirman: Dan ingatlah ketika Nabi Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail seraya berdo’a : Ya Tuhan kami terimalah daripada kami amalan kami, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. al-Baqarah : 127).

Sepintas lalu bahwa ayat di atas mengatakan bahwa Nabi Ibrahim adalah orang yang pertama membangun Ka’bah di permukaan bumi ini, seperti dipahami oleh sebagian kaum muslimin. Padahal bila dicermati, sebelum Nabi Ibrahim menginjakkan kakinya ke tanah Makkah sudah ada bangunan Ka’bah yang telah dibangun oleh malaikat dan generasi sebelum Nabi Ibrahim as. Hal itu dapat dipahami dari kata “Yarfa’u” meninggikan berarti meninggikan bangunan yang suda ada.

Para ahli sejarah mengatakan, setidaknya ada dua belas generasi yang ikut berjasa dalam membangun Ka’bah yang ada sampai saat sekarang ini.

Pertama Generasi Malaikat, dua ribu tahun sebelum Nabi Adam diciptakan Malaikat sudah membangun Ka’bah di bumi ini atas perintah Allah Swt. Di dalam Alquran dijelaskan bahwa ketika Allah Swt, hendak menciptakan Nabi Adam as, Allah Swt. berfirman kepada malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan khalifah di muka bumi, lalu para malaikat bertanya: Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di muka bumi ini, orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau. (QS. al-Baqarah : 30). Ketika itu Allah menjawab: Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. (QS. al-Baqarah: 30).

Para ahli sejarah dan ahli Tafsir mengatakan bahwa para malaikat merasa cemas bila diciptakan manusia di permukaan bumi, mereka akan berbuat kerusakan dan menodai bumi dengan pertengkaran dan pertumpahan darah, melihat pada tipe jin yang sudah lebih dulu diciptakan dari Nabi Adam as. yang karakternya tidak jauh berbeda dengan karakter manusia yang notabenenya mempunyai hawa nafsu. Kekhawatiran para malaikat itu wajar saja terjadi karena mereka diciptakan untuk taat dan patuh kepada Allah Swt. tidak mendurhakainya sesuai dengan asal ciptaannya dari cahaya dan tidak mempunyai hawa nafsu, kekhawatiran dan pertanyaan para malaikat tersebut tidak dapat ditafsirkan sebagai kedurhakaan malaikat kepada Allah sebagaimana diduga oleh sebahagian kaum orientalis. Kecemasan malaikat tersebut kandas ketika Allah Swt menjawab: Aku lebih tau terhadap apa yang tidak kamu ketahui.

Karena takut akan murka Allah Swt., para malaikat tidak bertanya lagi siapa yang layak dijadikan khalifah di bumi, manusia atau malaikat, maka para malaikat segera mohon ampun dan ridha Allah Swt. karena Arasy Allah Swt. cukup besar, maka dengan Rahman dan Rahim Allah Swt. Dia membangun Baitul Makmur di bawah Arasy untuk tempat mereka mengerjakan tawaf, dan lebih meringankan dan memudahkan mereka setiap hari. Para malaikat mengerjakan tawaf silih berganti siang dan malam sehingga tidak kurang dari 7000 malaikat yang mengelilingi Baitul Makmur setiap harinya, bahkan menurut riwayat ada di antara malaikat yang hanya dapat tawaf sekali saja, dan tidak dapat lagi mengelilingi tawafnya karena sesaknya Baitul Makmur yang dibangun oleh Allah dari Zabrajad yang bertahtakan Yakut berwarna merah itu (Akhbar Makkah Muhammad Al Arzaqi (1988: 32). Maka dengan Rahman dan Rahim Allah Swt. diperintahkan kepada malaikat untuk membangun Ka’bah di bumi yang persis seperti Baitul Makmur di bawah Arasy, besar dan ukurannya sama, posisinya setentang dengan Ka’bah di bumi, andaikata dijatuhkan sebuah batu dari Baitul Makmur ke Ka’bah akan sampai ke tengah-tengah Ka’bah.

Riwayat menceritakan bahwa Ka’bah pada masa itu terletak di atas buih yang keras, yaitu benda pertama yang muncul di bumi ini, Maha Benarlah Allah Swt. yang telah berfirman: Sesungguhnya rumah yang pertama dibangun di muka bumi ini adalah di Makkah. (QS. Ali Imran: 96). Sekaligus sebagai bantahan pada orang-orang Nasrani bahwa rumah yang pertama dibangun adalah Baitul Maqdis. Itu generasi pertama pembangunan Ka’bah, dan dilanjutkan oleh generasi Kedua yaitu Nabi Adam as. setelah dia keluar dari dalam surga, dan menetap di bumi melaksanakan tawaf, dan merenofasi bangunan Ka’bah, memohon ampun kepada Allah Swt.

Atas kekhilafan yang telah dilakukannya. Beliaulah manusia pertama merenofasi bangunan Ka’bah dan tawaf di Ka’bah Ibnu Abbas. (Ibid: 37). Generasi Ketiga dilanjutkan oleh putra Nabi Adam Alaihissalam bernama Syis, setelah Nabi Adam as. wafat. Bangunan ketika itu terdiri dari tanah dan batu, dan bangunan tersebut dapat bertahan sampai Nabi Nuh Alaihissalam, ketika “Tsunami besar” terjadi pada masa Nabi Nuh Alaihissalam, Ka’bah roboh dan porak poranda sampai pada generasi ketiga ini menurut ahli sejarah, tidak dijumpai keterangan di dalam Alquran dan hadits-hadits Shahih, baru Pada generasi keempat yaitu generasi Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail as. dicantumkan sejarahnya di dalam Alquran di antaranya ayat 127 surat al-Baqarah seperti di bawah judul di atas.

Ayat di atas menceritakan generasia keempat merenofasi Ka’bah dengan meninggikan pondasi yang tertimbun oleh banjir pada zaman Nabi Nuh Alaihissalam, setelah pembangunan Ka’bah diselesaikan oleh Nabi Ibrahim dia berdo’a kepada Allah agar karyanya itu diterima oleh allah Swt. (al-Baqarah 127). Selanjutnya dilanjutkan oleh suku Amaliqah yang berasal dari Yaman, hampir tidak ada perombakan pada bangunan Ka’bah, karena suku Amaliqah ini hanya memperbaiki yang runtuh dan rusak saja. Sebab itu para ahli sejarah ada yang mengatakan bukan termasuk membangun, akan tetapi pendapat yang lebih meyakinkan, Amaliqah termasuk generasi kelima pembangunan Ka’bah. Generasi keenam adalah suku Jurhum yang dipimpin oleh raja mereka yang bernama Madhad bin Umar bin Haris bin Madhad bin Umar Al Jurhum. Mereka memperbaiki bangunan yang roboh yang pernah diperbaiki oleh Amaliqah.

Selanjutnya adalah generasi ketujuh yaitu generasi Qushai bin Kilab dari Bani Kinanah. Beliau adalah seorang raja yang ditaati oleh rakyatnya, pembangunan Ka’bah yang dilakukan oleh Qusyai adalah perubahan pada dinding Ka’bah dan memberi atap Ka’bah berupa pelepah-pelepah tamar. Generasi kedelapan adalah Abdul Muthalib kakek Rasul Saw. dan generasi kesembilan adalah suku Quraisy. Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib, manakala Ka’bah terbakar pada masa Jahiliyah maka orang-orang Quraisy merobohkannya agar dibangun kembali (Akbar Makkah : 173). Hingga batas generasi Abdul Muthalib masih dapat dilacak: Kitab-kitab sejarah yang menjelaskan sejarah Ka’bah yang mulia. Selanjutnya generasi kesepuluh yaitu cucu dari Khalifah Abu Bakar Sidik yang bernama Abdullah bin Zubair, putra Asma binti Abu Bakar ra. Abdullah bin Jubir mempertinggi bangunan Ka’bah dari 9 hasta menjadi 27 hasta dan juga meninggikan pintu Ka’bah dan memberi atap Ka’bah dengan rapi.

Selanjutnya generasi kesebelas, pada masa khalifah Malik bin Marwan yaitu pada tahun 74 H. dan generasi ang kedua belas di sempurnakan oleh Sultan Murad Khan, raja Turki yang berkuasa pada ketika itu tahun 1040 H. ketika terjadi banjir besar di kota Makkah sehingga air masuk ke dalam bangunan Ka’bah dan merobohkan bangunannya, dan dinding sebelah Barat dan Timur Ka’bah roboh akibat banjir besar tersebut. Banjir tersebut bukan saja merobohkan Ka’bah tapi memakan korban manusia dan ternakternak penduduk Makkah. Maka setelah mengadakan musyawarah dengan para ulama Makkah, Sultan Murad Khan mengambil keputusan untuk membangun dan memperbaiki Ka’bah dengan biaya kekayaan yang ada di dalam Ka’bah, berupa emas, perak dan permata. Sehingga jadilah bengunan yang ada seperti sekarang ini, yang dirindukan oleh setiap muslim untuk mengunjunginya, dengan berjalan kaki, atau naik kendaraan baik melalui darat, laut dan udara dalam rangka menunaikan ibadah umroh dan haji. Semoga mendapat haji mabrur. Wallahua’lam.

Tuesday, August 2, 2011

Amalan-amalan sunnah bulan suci Ramadhan



Amalan-amalan sunah pada bulan Ramadhan
Selain puasa yang Allah wajibkan pada bulan Ramadhan ada berbagai amalan yang disunahkan pada bulan ini di antaranya:



1. Mengkhatamkan Al-Qur’an
Bulan Ramadhan adalah bulan Al-Quran. Pada bulan inilah Al-Qur’an pertama kali turun dari lauhul mahfuz ke langit dunia sekaligus. Allah berfirman:
Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)(al baqarah: 185)

2. Shalat tarawih
Rasulullah Saw. bersabda: “Barang siapa yang menghidupkan malam bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Sebuah riwayat mengatakan bahwa Nabi Saw. pernah shalat 11 rakaat, terkadang 13 rakaat atau kurang dari itu. Ketika ditanya tentang shalat malam beliau bersabda: “Dua rakaat dua rakaat, jika seseorang diantara kalian khawatir masuk waktu subuh hendaklah shalat satu rakaat witir.”

3. Memperbanyak doa
Orang yang berpuasa ketika berbuka adalah salah satu orang yang doanya mustajab. Oleh karenanya perbanyaklah berdoa ketika sedang berpuasa terlebih lagi ketika berbuka. Berdoalah untuk kebaikan diri kita, keluarga, bangsa, dan saudara-saudara kita sesama muslim di belahan dunia.

4. Memberi buka puasa (tafthir shaim)
Hendaknya berusaha untuk selalu memberikan ifthar (berbuka) bagi mereka yang berpuasa walaupun hanya seteguk air ataupun sebutir korma sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:” Barang siapa yang memberi ifthar (untuk berbuka) orang-orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa dikurangi sedikitpun”. (Bukhari Muslim)

5. Bersedekah
Rasulullah Saw. bersabda: “Sebaik-baik sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan” (HR. Tirmizi).
Dan pada akhir bulan Ramadhan Allah mewajibkan kepada setiap muslim untuk mengeluarkan zakat fitrah sebagai penyempurna puasa yang dilakukannya.

6. I’tikaf
I’tikaf adalah berdiam diri di masjid untuk beribadah kepada Allah. I’tikaf disunahkan bagi laki-laki dan perempuan; karena Rasulullah Saw. selalu beri’tikaf terutama pada sepuluh malam terakhir dan para istrinya juga ikut I’tikaf bersamanya. Dan hendaknya orang yang melaksanakan I’tikaf memperbanyak zikir, istigfar, membaca Al-Qur’an, berdoa, shalat sunnah dan lain-lain.

7. Umroh
Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melaksanakan umrah, karena umroh pada bulan Ramadhan memiliki pahala seperti pahala haji bahkan pahala haji bersama Rasulullah Saw. Beliau bersabda: “Umroh pada bulan Ramadhan seperti haji bersamaku.”

8. Memperbanyak berbuat kebaikan
Bulan Ramadhan adalah peluang emas bagi setiap muslim untuk menambah ‘rekening’ pahalanya di sisi Allah. Dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah dan Baihaqi dikatakan bahwa amalan sunnah pada bulan Ramadhan bernilai seperti amalan wajib dan amalan wajib senilai 70 amalan wajib di luar Ramadhan. Raihlah setiap peluang untuk berbuat kebaikan sekecil apapun meskipun hanya ‘sekedar’ tersenyum di depan orang lain. Ciptakanlah kreasi dan inovasi dalam berbuat kebaikan agar saldo kebaikan kita terus bertambah.
“dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.”

Semoga kita termasuk orang-orang yang bisa memanfaatkan momentum Ramadhan untuk merealisasikan ketakwaan diri kita dan bisa meraih predikat “bebas dari neraka.”

sumber